Makodim
0812 Lamongan-, Bertempat di Ds. Bulubrangsi Kec. Laren
Kab. Lamongan telah dilaksanakan Istighosah dan Panen Raya Jagung dalam rangka
"Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pondok Pesantren" sebagai
Pembicara KH. Ma'ruf Amin (Rois Aam PBNU) dg penanggung jawab H. Sholahuddin
(Ketua APJI) yang dihadiri sekitar 1.000 orang
Hadir dalam kegiatan ini” KH.
Ma'ruf Amin (Ketua MUI/Rois Aam PBNU).KH. Maman Suherman (Ketua PBLPPNU).KH.
Agus Abdul Madjid (Rois Syuriyah PCNU Kab. Lamongan). KH. Anwar Iskandar (Rais
Syuriyah PBNU Jatim). Drs. Bi'in Abdul Salam (Ketua PCNU Kab. Lamongan). H.
Sholahuddin (Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia).Pengurus lembaga dan Banom
NU se Kab. Lamongan. Danramil Solokuro Warga NU Kab. Lamongan.
Sambutan H. Sholahuddin
(Ketua APJI) yang intinya” Lamongan sudah menjadi acuan teknologi jagung
indonesia dan Lamongan sudah mempunyai lembaga penelitian jagung yang terletak
di Ds. Banyubang Kec. Solokuro Kab. Lamongan Luas tanam jagung di Lamongan
mencapai 6 ribu hektar, dan hasil panen jagung 8.6 ton per hektar dan 5600 ton
jagung pertahunya dan saat ini Lamongan sepakat tidak mengimpor lagi jagung
dari luar.
Sambutan Drs. Bi'in Abdul
Salam (Ketua PCNU Kab. Lamongan) yang intinya” Lamongan saat ini sudah dikenal
sebagai penghasil jagung terbesar didunia.Kegiatan ini adalah rangkaian acara
penutupan Hari Santri Nasional dan tasyakuran panen jagung Indonesia yang ada
di Kab. Lamongan.
Sambutan KH. Ma'ruf Amin
(Rois Aam PBNU) yang intinya”Lamongan telah menjadi produsen terbesar di dunia,
para santri harus ikut tampil dalam perkembangan perekonomian di Indonesia.Para
santri harus meneruskan perjuangan para ulama yang telah melawan penjajah di
indonesia dan para ulama sudah mendeklarasikan fatwa jihad dan resolusi jihad
untuk melawan penjajah. Presiden telah menetapkan Hari Santri Nasional yang
diperingati setiap tanggal 22 oktober, NU tidak pernah berhenti melawan
penjajah, Radikalisme dan Intoleran. Tantangan NU saat ini adalah kesenjangan
sosial ekonomi dan untuk menhadapi itu PBNU melaksanakan peningkatan ekonomi
kerakyatan berbasis pondok pesantren. (pendim
0812)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar